Saya mulai bekerja di Direktorat Jenderal Pajak tahun 1993 tepat seminggu setelah lulus dari Diploma III STAN. Kantor pertamaku adalah Kantor Pemeriksaan dan Penyidikan Pajak (Karikpa) Jakarta Satu di Jalan Sudirman Jakarta. Belum setahun, saya pindah ke Karikpa Jakarta Tiga, masih di gedung yang sama.

Pada tahun 1996, karena enggak betah kerja di kantor tersebut, saya melanjutkan sekolah di Program Diploma IV STAN. Setelah tiga tahun kuliah lagi, saya lulus pada tahun 1999. Setelah lulus, sepertinya saya akan ditempatkan di Karikpa lagi, terbukti pada penempatan sementara saya diperbantukan di Karikpa Satu lagi. Namun demikian, saya mencoba mengusahakan untuk ditempatkan di Kantor Pusat dengan harapan tidak akan berurusan dengan pemeriksaan pajak lagi.

Harapanku memang terkabul, saya ditempatkan di Kantor Pusat di Jalan Gatot Subroto Jakarta. Namun ternyata akhirnya aku harus kembali ke bagian pemeriksaan lagi di Kantor Pusat. Yah, jadi pemeriksa lagi. Sesuatu yang terus aku hindari selama ini. Terpaksalah aku jalani pekerjaan ini sampai akhirnya tahun 2001 aku memutuskan meminta pindah ke Pekalongan memenuhi harapan istri untuk tinggal di sana.

Baru menikmati bekerja selama sembilan bulan di Pekalongan, aku harus rela pergi ke Semarang. Aku dipromosikan sebagai Korlak di KPP Semarang Selatan. Memang saya bersyukur pekerjaan saya tidak berkaitan dengan pemeriksaan lagi, tapi saya harus berpisah lagi dengan keluarga.

Tahun 2004 datang kesempatan untuk bekerja pada unit kerja modern. Saya antusias mengikuti pendaftaran karena tempat inilah yang semenjak dulu aku impikan. Suasana kerja yang fair, tak ada KKN lagi serta pegawai digaji secara layak. So, setelah dinyatakan lulus seleksi dan menunggu sekitar 8 bulan, akhirnya pada akhir tahun 2004 saya ke Jakarta lagi. Dengan semangat baru. Dengan suasana baru. Dengan DJP yang baru.